Bacaan Niat untuk Puasa Tasua dan Puasa Asyura

  • Whatsapp

Pada kesempatan kali ini mari kita ketahui bacaan niat untuk puasa tasua dan puasa asyura, lengkap juga dengan doa untuk buka puasa. Puasa Sunnah yang satu ini dilakukan di tanggal 9 muharram dan tanggal 10 muharram. Bagi Anda yang ingin melakukan puasa Sunnah yang satu ini Anda akan mendapatkan berbagai keutaman. Sebelum melakukan ibadah yang satu ini sebaiknya ketahui dulu niatnya:

Read More

Niat puasa Tasu’a

“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit taasuu’aa sunnatan lillahi ta’ala”

Artinya: Maka dari itu, Beliau memuliakan hari itu dengan berpuasa.Niat Puasa Asyura

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Doa Berbuka Puasa

Doa untuk buka puasa menurutt riwayat HR Abu Dawud

“Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.”

Artinya : “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”

Keutamaan Puasa Sunnah Bulan Muharram

  • Menebus Dosa Setahun Silam

Bagi Anda umat muslim yang melakukan puasa Sunnah ini Anda bisa menebus dosa yang telah Anda lakukan di tahun sebelumnya. Hal ini sepert yang telah diungkapkan oleh Abi Qatadah, bahwa Rasulullah SAW ketika beliau ditanya mengenai puasa Asyura selanjutnya beliau menjawab, “Menebus dosa tahun yang lalu.” (HR.Muslim)

  • Mewujudkan Impian Rasulullah

Ada keinginan yang di inginkan oleh Rasulullah SAW dan belum bisa beliau laksanakan, hal ini tidak bisa beliau laksanakan karena ajal telah menjemput beliau terlebih dulu. Keinginan yang ingin di laksanakan oleh Rasulullah SAW adalah melakukan puasa Sunnah tasua dan puasa Sunnah Asyura, hal ini sesuao dengan yang di ungapkan oleh Ibnu Abbas jika Rasullah SAW pernah berkata demikian.

  • Mengikuti Anjuran Rasul

Menurut riwayat dari Ibnu Abbas yang berbunyi “Rasulullah telah berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan supaya orang-orang berpuasa.” (HR.Muslim). selain itu juga Abu Hurairah berkata bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah pernah bersabda “Hari ini adalah Hari Asyura, dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Dan saya sekarang berpuasa, maka siapa yang suka, berpuasalah. Dan siapa yang tidak suka, berbukalah!”

  • Keutamaannya di Bawah Puasa Ramadhan

Terdapat sebuah hadist yang di ungkapkan oleh Abu Hurairah, beliau mengatakan jika keutamaan dari puasa Sunnah ini akan mendapatkan keutamaan tepat di bawah puasa di bulan Ramadhan. Abu Hurairah mengatakan saat dulu Rasulullah ditanya “Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadhan?” kemudian Rasulullah SAW menjawab “Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram.” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud). Maka dari itu keutamaan dari puasa di bulan Muharram ini sangat luar biasa walaupun hukumnya Sunnah.

  • Hari Puasa Umat Nabi Musa

Menurut ibnu umas dahulu Rasulullah SAW datang ke kota Madinah dan beliau melihat orang yahudi yang puasa di hari Asyura, kemudian Rasulullah SAW bertanya “Ada apa ini?” lalu kemudian mereka menjawab “Hari baik, saat Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga membuat Musa berpuasa karenanya.” Lalu dari situ Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim). Puasa Sunnah yang satu ini memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan musa dan juga kaumnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *